Dahulu kala, Musim Dingin adalah satu-satunya musim di dunia—namun kesendirian itu terlalu menyiksa, sehingga ia menciptakan Musim Semi untuk dicintai.
Tak lama setelah itu, bumi mendambakan lebih banyak waktu untuk beristirahat di dalam siklus tersebut, maka lahirlah Musim Panas dan Musim Gugur. Mereka yang mengemban tugas untuk menjalankan pergantian siklus ini disebut sebagai Agen Empat Musim.
Hinagiku, sang Agen Musim Semi, menghilang dari negeri ini sepuluh tahun yang lalu, dan membawa pergi musim semi bersamanya.
Kini, setelah melewati berbagai rintangan dan kesulitan yang luar biasa, ia kembali untuk memulihkan siklus musim ke keadaan yang seharusnya—dan, persis seperti mitos yang diwariskan sejak awal mula zaman, ia menyampaikan cintanya kepada Musim Dingin.

